Friday, January 24, 2014

Banjir di Jalur Kudus dan Jepara - Tempo

http://www.tempo.co/read/news/2014/01/24/058547928/Banjir-Masih-Rendam-Jalur-Kudus-dan-Jepara

Banjir Masih Rendam Jalur Kudus dan Jepara

Banjir Masih Rendam Jalur Kudus dan Jepara
Sejumlah anak bermain sepeda di jalan yang tergenang banjir di kawasan Mejobo, Kudus, Jateng(19/1). Banjir akibat luapan Sungai Piji setinggi 30-60 cm itu merendam sejumlah titik di dua desa di kecamatan Mejobo. ANTARA/ Andreas Fitri Atmoko
TEMPO.CODemak - Banjir masih merendam jalur utama yang menghubungkan Semarang ke Kudus dan Semarang ke Jepara. Polisi lalu lintas menutup jalur dari Demak menuju Kudus di pertigaan Trengguli, Demak. Jalur di depan Terminal Kudus memang masih terendam air sehingga belum bisa dilalui kendaraan. Banjir di jalur ini sudah terjadi sejak empat hari lalu.

"Banjir di jalan depan Terminal Kudus masih tinggi sehingga dapat merendam ban mobil," kata Kadaryanto, warga Kudus, kepada Tempo, Jumat, 24 januari 2014. 

Di Trengguli terlihat puluhan truk besar parkir menunggu banjir surut. 

Kondisi serupa juga terjadi di Welahan, yakni jalur yang menghubungkan Demak ke Jepara. Air masih menggenang setinggi 50 sentimeter. Hanya truk yang bisa melintasi kawasan ini. Namun, karena saling mendahului, kemacetan tak terhindarkan. Pantauan Tempo di Welahan, antrean truk dari arah Demak mengular hingga hampir tiga kilometer. "Macet sudah tiga jam," kata Slamet, salah satu sopir truk.

Ahmad Afid, salah satu pengendara mobil dari Cirebon menuju Jepara, terpaksa memarkirkan mobilnya di Desa Bermi, sekitar 2,5 kilometer dari Welahan. Dia melanjutkan perjalanan dengan ojek sepeda motor. "Sejak Subuh saya sudah terjebak macet menjelang Welahan," ujarnya.


Pukul 07.15, Demak dan Jepara sudah diguyur gerimis. Mendung hitam bergulung.

SOHIRIN




0 comments:

Post a Comment